Peringati Maulid Nabi, Rombsis Salurkan Bantuan untuk NTT dan Palestina
Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar aksi solidaritas lintas batas dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp250 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta warga Palestina. Momentum penyaluran bantuan ini terasa lebih istimewa karena dilakukan bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Jakarta Selatan pada Ahad (30/8/2026). Langkah ini menjadi refleksi nyata dari nilai-nilai kepedulian sosial yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yakni mencintai sesama manusia dan meringankan beban mereka yang sedang berada dalam kesulitan.
Ketua Umum Rombsis Indonesia, Andi Idhanursanty, menjelaskan bahwa dana bantuan yang terkumpul merupakan bentuk kontribusi nyata dari PT Kartika Cipta Indonesia. Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk barang kebutuhan pokok yang sangat mendesak bagi penyintas bencana dan masyarakat di zona konflik. Secara rinci, bantuan yang diberikan untuk masyarakat NTT berupa 1.000 selimut, 1.000 handuk, dan 1.000 sarung. Paket bantuan dengan jumlah dan jenis yang serupa juga dialokasikan untuk masyarakat Palestina, yang hingga kini masih berjuang di tengah situasi krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Dalam pidatonya, Idhanursanty menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial belaka. Penyaluran bantuan tersebut dibalut dengan serangkaian kegiatan spiritual, termasuk pembacaan selawat dan doa bersama untuk keselamatan serta keteguhan hati bagi masyarakat di NTT dan Palestina. "Kami tidak hanya mengirimkan barang, tetapi juga mengirimkan doa. Khusus untuk Palestina, kami memohon kepada Allah SWT agar saudara-saudara kita di sana segera terbebas dari ancaman serangan dan konflik yang berkepanjangan, serta mendapatkan kedamaian yang hakiki," ungkap Idhanursanty dengan penuh haru.
Kehadiran bantuan ini disambut dengan apresiasi tinggi oleh berbagai pihak. Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTT, Florida Taty Satyawati, yang hadir mewakili pemerintah daerah dan masyarakat NTT, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Rombsis Indonesia. Menurut Florida, bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat. Ia menjelaskan bahwa wilayah NTT, khususnya di Flores, saat ini sedang mengalami anomali cuaca di mana suhu udara menurun drastis pada malam dan pagi hari. Kondisi ini tentu menjadi tantangan berat bagi mereka yang terdampak bencana dan harus tinggal di tempat penampungan sementara.
"Bantuan ini sangat berguna bagi masyarakat kami yang terdampak. Meski siang hari cuaca bisa terasa terik, namun ketika malam tiba, suhu udara di NTT menjadi sangat dingin. Selimut dan sarung ini akan sangat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan warga kami," ujar Florida. Ia pun memastikan bahwa seluruh bantuan yang telah diserahterimakan akan segera didistribusikan langsung kepada pihak-pihak yang membutuhkan di lapangan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara merata.
Di sisi lain, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas konsistensi dukungan masyarakat Indonesia bagi perjuangan Palestina. Dalam pandangannya, dukungan dari rakyat Indonesia tidak hanya dilihat dari nilai materiil saja, tetapi lebih kepada dorongan moral yang sangat berarti bagi rakyat Palestina yang saat ini sedang menghadapi situasi sulit.
"Saya selalu merasa terharu setiap kali menghadiri acara-acara kemanusiaan seperti ini di Indonesia. Saya melihat dengan mata kepala sendiri betapa besarnya dukungan masyarakat Indonesia untuk Palestina. Mereka selalu berdiri teguh di pihak kami, memberikan harapan di tengah kondisi yang gelap," ujar Abdalfatah. Ia menambahkan bahwa dukungan moral ini menjadi penguat bagi rakyat Palestina untuk terus bertahan dan berjuang meraih kemerdekaan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan impian masa depan di mana, setelah Palestina meraih kemerdekaannya, ia berharap masyarakat Indonesia dapat berkunjung ke tanah suci Palestina untuk beribadah dan menjalin tali persaudaraan secara langsung di situs-situs suci yang ada di sana.
Peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh Rombsis Indonesia ini tidak hanya menjadi panggung aksi kemanusiaan, tetapi juga menjadi wadah edukasi keagamaan. Acara tersebut dimeriahkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latif. Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam aspek kemanusiaan. Beliau menyampaikan bahwa peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW seharusnya tidak berhenti pada pembacaan riwayat hidup saja, melainkan harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, seperti membantu mereka yang sedang tertimpa musibah, tanpa memandang perbedaan jarak, ras, maupun latar belakang.
Rombsis Indonesia sendiri dikenal sebagai lembaga yang kerap bergerak cepat dalam merespons situasi darurat. Keputusan untuk membagi bantuan secara proporsional antara kebutuhan domestik di NTT dan kebutuhan internasional di Palestina menunjukkan visi organisasi yang inklusif dan cakrawala kemanusiaan yang luas. Dengan total bantuan sebesar Rp250 juta, Rombsis Indonesia berharap dapat meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan rasa aman bagi penerima manfaat.
Penggunaan barang kebutuhan dasar seperti selimut, handuk, dan sarung merupakan pilihan strategis. Barang-barang tersebut adalah kebutuhan primer yang seringkali terabaikan namun sangat vital dalam kondisi darurat, baik di lokasi bencana alam maupun di zona konflik. Dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar ini, diharapkan risiko kesehatan seperti hipotermia di NTT atau kurangnya sanitasi di wilayah pengungsian Palestina dapat diminimalisir.
Acara yang berlangsung khidmat di Jakarta Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat filantropi di Indonesia masih sangat kuat. Sinergi antara lembaga kemanusiaan, sektor swasta seperti PT Kartika Cipta Indonesia, serta dukungan dari tokoh-tokoh agama dan perwakilan pemerintah menjadi kunci suksesnya penggalangan dana kemanusiaan ini. Peringatan Maulid Nabi kali ini pun meninggalkan kesan mendalam, di mana nilai ibadah dan nilai sosial bersatu padu dalam satu tarikan napas untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Kedepannya, Rombsis Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuannya. Tantangan kemanusiaan di dunia memang tidak akan pernah berhenti, namun dengan kolaborasi yang berkelanjutan, dampak dari bencana dan konflik dapat dikurangi secara signifikan. Aksi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada harapan yang bisa dihadirkan melalui uluran tangan yang ikhlas dan kepedulian yang konsisten. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi amal jariyah bagi para donatur dan memberikan keberkahan serta kekuatan bagi masyarakat NTT dan Palestina dalam melewati masa-masa sulit ini. Dengan semangat Maulid, mari kita terus menjaga api solidaritas tetap menyala demi kemanusiaan yang lebih baik di masa depan.



Tinggalkan Balasan