BP BUMN Apresiasi ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026: Akselerasi Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Wakil Kepala II Badan Pengaturan (BP) BUMN, Tedi Bharata, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Republika dalam mengarusutamakan isu Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan secara langsung dalam ajang bergengsi "ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026" yang dihelat di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Senin (19/10/2026). Menurut Tedi, inisiatif yang digagas oleh media nasional ini merupakan langkah nyata dalam menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai poros utama pertumbuhan ekonomi masa depan.
Dalam sesi monolog di forum tersebut, Tedi menegaskan bahwa BUMN tidak lagi bisa menjalankan bisnis dengan pola lama. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, korporasi milik negara harus terus melakukan transformasi, memperbaiki tata kelola, dan meningkatkan efisiensi agar tetap menjadi engine of growth bagi perekonomian Indonesia. ESG, lanjut Tedi, bukan lagi sekadar tren atau aksesoris perusahaan, melainkan fondasi fundamental yang menentukan daya saing BUMN di pasar global maupun domestik.
“Republika memiliki kepedulian yang besar terhadap isu ini. Kita harus menyadari bahwa BUMN harus terus bertransformasi. ESG adalah hal fundamental yang harus kita perhatikan sekarang maupun di masa depan agar kita tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi maksimal sebagai penggerak ekonomi nasional,” ujar Tedi di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Tedi menjelaskan bahwa penerapan ESG yang komprehensif tidak hanya berdampak pada performa finansial perusahaan, tetapi juga bersinggungan langsung dengan ketahanan nasional. Dalam pandangannya, sustainability harus diintegrasikan ke dalam Business Continuity Plan (BCP) masing-masing perusahaan. Dengan memasukkan variabel lingkungan dan sosial ke dalam strategi inti, perusahaan akan lebih tangguh dalam menghadapi berbagai guncangan, baik dari sisi iklim, regulasi internasional, maupun dinamika pasar yang menuntut standar etika bisnis yang lebih tinggi.
Penerapan ESG yang konsisten akan mengubah cara pandang BUMN dalam menjalankan operasionalnya. Hal ini mencakup transisi energi yang lebih bersih, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta peningkatan keterlibatan sosial dengan masyarakat sekitar. Tedi menekankan bahwa setiap langkah kecil dalam implementasi ESG akan terakumulasi menjadi kekuatan besar yang mendukung pencapaian target-target pembangunan nasional, termasuk komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission.
Forum ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi korporasi di Indonesia untuk tidak lagi memandang ESG sebagai beban biaya, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Tedi menyoroti bahwa isu keberlanjutan ini tidak terbatas pada sektor BUMN saja, tetapi juga menjadi tantangan krusial bagi sektor swasta. Sinergi antara BUMN dan pihak swasta dipandang sebagai kunci utama untuk mempercepat akselerasi implementasi ESG di seluruh lini industri di Tanah Air.
Kolaborasi strategis antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta diyakini akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan berintegritas. Dengan berbagi praktik terbaik (best practices) serta menstandarisasi pelaporan ESG, Indonesia dapat membangun kepercayaan investor global yang kini semakin selektif dalam menanamkan modalnya berdasarkan kriteria keberlanjutan. Tedi meyakini bahwa penerapan ESG yang kuat akan memicu ketahanan energi dan ekonomi nasional yang lebih tangguh, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Dalam penutup paparannya, Tedi menyampaikan optimisme terkait masa depan keberlanjutan di Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menggaungkan semangat sustainability sebagai fondasi pembangunan yang inklusif. "Insya Allah dengan niat dan kerja sama yang erat antara swasta, BUMN, dan pemerintah daerah, kita akan terus menggaungkan keberlanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.
Acara ini pun diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada para pelaku industri yang dinilai berhasil mengintegrasikan aspek ESG ke dalam strategi bisnis mereka. Penghargaan ini diharapkan dapat memacu perusahaan lain untuk segera mengadopsi prinsip-prinsip serupa, mengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara profitabilitas, kelestarian lingkungan, dan tanggung jawab sosial bagi generasi mendatang. ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia sedang bergerak menuju era baru di mana bisnis yang berkelanjutan adalah satu-satunya jalan menuju kemakmuran jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.




Tinggalkan Balasan